Selasa, 09 Oktober 2012

cara menghitung persediaan akhir


Persediaan awal                     xxx
Pembelian                              xxx +
Tersedia untuk dijual                       xxx
Penjualan                               xxx
Persediaan akhir                             xxx

ciri sistem perpectual

Ciri-ciri pengelolaan persediaan dengan sistem perpetual adalah sebagai berikut :

  • Setiap terjadi pembelian barang dicatat dengan mendebit rekening persediaan barang.
  • Setiap terjadi pengeluaran barang (penjualan) dicatat mengkredit persediaan sejumlah harga pokok penjualan.
  • Setiap saat dapat diketahui jumlah kuantitas sisa atau saldo persediaan.

pengertian sistem perpectual

Sistem Perpetual (Perpetual Inventory System)
Sistem persediaan perpetual adalah suatu sistem yang menyelenggarakan pencatatan terus-menerus yang menelusuri persediaan dan harga pokok penjualan atas dasar harian. Perkiraan persediaan didukung dalam kartu-kartu pembantu persediaan (kartu persediaan). Kartu persediaan digunakan untuk mencatat transaksi setiap jenis persediaan, memuat nama barang, tempat penyimpanan barang, kode barang dan kolom-kolom yang dipakai untuk mencatat transaksi adalah tanggal, pembelian (pemasukan), penjualan (pengeluaran) dan sisa atau saldo persediaan.

pengertian sistem periodik

Sistem Fisik (Physical Inventory System)
Sistem persediaan fisik atau periodik adalah sistem dimana harga pokok penjualan dihitung secara periodik dengan mengandalkan semata-mata pada perhitungan fisik tanpa menyelenggarakan catatan hari ke hari atas unit yang terjual atau yang ada ditangan. Sistem fisik digunakan untuk menentukan jumlah kuantitas persediaan barang dan dilakukan pada akhir periode akuntansi. Cara perhitungan harga pokok penjualan dilakukan seperti berikut ini :
Pesediaan Awal                                  xxx

Pembelian                                          xxx  +
Barang tersedia untuk dijual                             xxx
Persediaan Akhir                                xxx
Harga Pokok Penjualan                                   xxx
                                                                      ===

ciri sistem periodik

Ciri-ciri sistem fisik atau periodik adalah sebagai berikut :

  • Pemasukan dan pengeluaran persediaan tidak dicatat dan tidak diperhitungkan dalam  suatu catatan tertentu.
  • Pembelian barang dicatat dengan mendebit rekening pembelian bukan persediaan barang.
  • Perhitungan persediaan akhir sekaligus digunakan untuk perhitungan harga pokok penjualan dengan menggunakan jurnal penyesuaian.

ibu


Di sana ketika kau berdiri ..
Ingat . di belakang punggung mu
Terdapat sosok putih nan mulia ,
Ibu . . .
Yang memberi terang saat kau masih buta tentang dunia
Yang memberi suara saat kau masih tuli tentang kehidupan .
Toleh belakang mu , sebagaimana beliau ingin melihat sukses mu  .
Hampiri beliau dengan cinta , dan usap peluh rindunya dengan lembut mu seperti lembutnya beliau terhadap mu ..

contoh soal LIFO


Contoh soal sederhana LIFO :
Transaksi yang terjadi selama 2010 PT ASIA MARCO sebagai berikut :
1 Januari persediaan 200 unit @ Rp. 10 = Rp. 2000
2 Januari pembelian 400 unit  @ Rp. 12 = Rp. 4800
3 Januari pembelian 300 unit  @ Rp. 11 = Rp. 3300
4 Januari pembelian 100 unit  @ Rp. 12 = Rp. 1200
                            1.000 unit                     Rp. 11.300
  • à pada tanggal 31 Desember 2010 secara fisik barang masih 300 unit.
Hitung nilai persediaan akhir barang dengan metode LIFO !
  • à JAWAB :
300 unit                200 unit @ Rp. 10 = Rp. 2000
                            100 unit @ Rp. 12 = Rp. 1200
                                                             Rp. 2.200

Love is...
© gingga friihanandda - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace