Tampilkan postingan dengan label AKUNTANSI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AKUNTANSI. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 November 2012

Mengelola Kartu Persediaan

Pengelolaan Kartu Pesediaan Bahan Baku perlu dan penting  untuk memberikan pelayanan sebai mungkin kepada pelanggan, dalam memproduksi dengan efisien. Agar berhasil secara efektif dalam mengelola persediaan bahan baku perlu dikembangkan suatu sistim yang terpadu dan terkoordinasi dengan baik.
Untuk mencapai hasil yang efektif dalam pengelolaan persediaan bahan baku, perlu adanya prosedur pengelolaan kartu persediaan bahan baku, peralatan yang digunakan, dokumen sumber serta pengelompokan persediaan bahan baku yang sesuai dengan identitas masing-masingjenis.
Prosedur Pengelolaan Kartu Persediaan ahan Baku
Prosedur pengelolaan kartu persediaan bahan baku pada umumnya merupakan suau kegiatan yang dilakukan secara rutin di perusahaan manufaktur dalam rangka mengelola persediaan bahan baku secara efektif dan efisien.

Piutang Wesel

utang Wesel adalah janji tertulis  yang tidak bersyarat dari satu pihak ke pihak lain untuk membayar sejumlah uang pada tanggal tertentu di masa yang akan datang. Definisi lain piutang wesel merupakan  perintah membayar dan janji membayar sejumlah uang tertentu.

Piutang Wesel ini yang dinamakan surat aksep atau surat sanggup. Dalam dunia bisnis Piutang Wesel juga bisa disebut sebagai Wesel Tagih, promes, Aksep dan Promisionary Notes atau Notes receivable.

Piutang wesel dapat dipisahkan menjadi :
·         Piutang wesel tidak berbunga (non interest bearing) – yaitu piutang wesel yang
mempunyai nilai jatuh tempo sebesar nilai nominal. 
·         Piutang wesel berbunga (interest bearing) – yaitu piutang wesel yang nilai jatuh
temponya sebesar nominal ditambah dengan bunga.
Piutang Wesel dapat dipindahtangankan dan ada yang tidak dapat dipindahtangankan. Jika wesel dapat dipindahtangankan artinya adalah yang membuat wesel akan membayar pada orang (badan) yang memegang wesel tersebut pada saat jatuh tempo. Wesel yang dapat dipindahtangankan dapat didiskontokan ke bank sebelum jatuh temponya.

Piutang Wesel biasanya timbul karena:
·         terjadinya transaksi penjualan secara kredit
·         pemberian pinjaman uang
·         perubahan piutan dagang menjadi piutang wesel.

Penjualan Kredit

Penjualan barang atau jasa adalah merupakan sumber pendapatan perusahaan. Dalam melaksanakan  penjualan kepada para konsumen, perusahaan dapat melakukannya secara tunai atau secara kredit.
Perusahaan  lebih menyukai transaksi penjualan secara tunai karena perusahaan akan segera menerima kas yang akan dapat digunakan kembali untuk mendatangkan pendapatan selanjutnya.

piutang dagang



Tagihan dalam arti yang luas meliputi segala macam tuntutan (klaim) kepada pihak ketiga yang pada umumnya akan berakibat adanya penerimaan kas di masa yang akan datang atau dengan kata lain tagihan merupakan hak untuk menagih sejumlah uang dari si penjual kepada si pembeli yang timbul dari adanya suatu transaksi.
Klasifikasi Tagihan
Tagihan-tagihan yang dimiliki perusahaan dapat dibagi dua kelompok :
1.     Tagihan-tagihan yang tidak didukung janji-janji tertulis disebut piutang (account receivable).
2.    Tagihan-tagihan yang didukung dengan janji-janji tertulis disebut piutang wesel (notes receivable).
Piutang, menurut sumber atau asal terjadinya dapat dibedakan menjadi :
1.     Piutang Dagang, yaitu tagihan-tagihan yang timbul dari transaksi penjualan barang atau jasa.
2.    Piutang Bukan Dagang, yaitu tagihan-tagihan yang timbul dari transaksi selain penjualan barang atau jasa.
3.    Piutang Pendapatan, yaitu pendapatan yang sudah terjadi tetapi belum diterima (accrued receivable).

Selasa, 06 November 2012

Contoh Soal Beban yang masih harus dibayar


Beban yang masih harus dibayar
1-9-2010 perusahaan X mengeluarkan 12% obligasi PT Y dengan nominal 100000000. Bunga dibayar dibelakang tiap 1/3 dan 1/9
Jurnal transaksi
1/9/2010 kas                                                      100000000
                                12% obligasi                                                                        100000000
Jurnal penyesuaian
31/12/2010 beban bunga                              4000000
                                Bunga yg masih harus dibayar                                    4000000
Jurnal pembalik
1/1/2011 bunga yang masih harus dibayar            4000000
                                Beban bunga                                                                     4000000
Jurnal pembayaran bunga
1/3/2011 beban bunga                                  6000000
                                Kas                                                                                         6000000

Contoh Soal Pendapatan diterima di muka


Pendapatan diterima dimuka
Diterima sewa gedung Rp 36000000 untuk masa 3 tahun(dicatat sebagai pendapatan)
1-3-2006 kas                                                       36000000            
                                Pendapatan sewa                                                            36000000
Jurnal penyesuaian
31-12-2007 pendapatan sewa                     26000000
                                Sewa diterima dimuka                                                   26000000
Jurnal penutup
31-12-2007 pendapatan sewa                     10000000
                                Ikhtisar  L/R                                                                        10000000
Jurnal pembalik
1-1-2008   sewa diterima dimuka               26000000
                                Pendapatan sewa                                                            26000000

Contoh Soal Beban di bayar di muka


Beban dibayar dimuka
Contoh : di bayar sewa gedung 1 maret 2006 Rp 36000000 untuk masa 3 tahun .  (pencatatan sebagai beban )
1-3-2006  beban sewa                    36000000
                                Kas                                                         36000000
Jurnal penyesuaian
31-12-2006 sewa dibayar dimuka              26000000
                                Beban sewa                                                       26000000
Jurnal penutup
31-12-2006 ikhtisar L/R                                   10000000
                                Beban sewa                                                                       10000000
Jurnal pembalik
1-1-2007 beban sewa                                     26000000
                                Sewa dibayar  dimuka                                                    26000000

Accrual dan Deveral


Accrual dan Deveral
Dari data neraca disesuaikan antara pendapatan ( income) dan biaya (cost) dibagi 4 kategori/akun yaitu :
1.       Beban di bayar dimuka (prepaid expense
2.      Pendapatan diterima dimuka (unearned income)
3.       Beban yang masih harus dibayar (accrued expense)
4.       Pendapatan yang masih harus diterima (accrued income)

Unsur* HPP

Unsur-unsur HPP adalah :

  • Persediaan awal
  • Persediaan akhir
  • Pembelian
  • Retur Pembelian
  • Biaya angkut pembelian

Selasa, 23 Oktober 2012

Penjualan/Penarikan Saham

Jika terjadi penjualan/penarikan saham, maka selisih harga perolehan dengan harga jual/penarikan di akui sebagai laba/rugi.

Contoh :

  1. 50 lembar saham PT. ABC nominal Rp. 30.000 yang di beli tgl 2 Januari 2008 dengan kurs 102 dan biaya pembelian lainnya Rp. 25.000. Saham tsb ditarik per 14 September 2008 dengan kurs 109, bagailama jurnalnya ?
Jawab :
Harga Jual :50 lbr x Rp. 30.000 x 109%  =                       1.635.000
Harga Beli :50 lbr x Rp. 30.000 x 102%  =      1.530.000
                  Biaya pembelian                                  25.000
                        
                                                                                        1.555.000
Laba Penjualan investasi jangka panjang saham                      80.000

Jurnal :
Kas                                                               1.635.000
      Investasi Jangka Panjang Saham                              1.555.000
      Laba penjualan inves. jk. panjang saham                       80.000

Love is...
© gingga friihanandda - Template by Blogger Sablonlari - Font by Fontspace